Bupati Siak Upayakan Solusi Nyata Masalah Daerah Rakernas APKASI 2026
JarNas – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) XVII Tahun 2026 resmi ditutup oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, pada Selasa, 20 Januari 2026.
Rakernas yang berlangsung sejak 18 Januari 2026 tersebut, digelar di Ballroom Grand Lotus, Hotel Aston, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya pemerintah daerah melakukan pemetaan permasalahan secara spesifik dan berbasis data, mengingat setiap daerah memiliki karakteristik, potensi, dan tantangan yang berbeda-beda.
“Tidak ada satu kebijakan yang bisa diterapkan sama di semua daerah. Pemerintah daerah harus mampu memetakan persoalan secara spesifik agar kebijakan dan program yang disusun benar-benar tepat sasaran,” ujar Tito Karnavian.
Rakernas APKASI XVII Tahun 2026 mengusung tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera” dan menjadi forum strategi penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Selain mengatur arah kebijakan APKASI, Rakernas juga secara khusus membahas isu-isu krusial daerah, seperti penguatan fiskal dan optimalisasi PAD, pemerataan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengentasan kemiskinan, pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, penataan ruang dan lingkungan hidup, peningkatan investasi, reformasi pengembangan UMKM, serta birokrasi.
Hasilnya, Rakernas APKASI XVII menghasilkan 17 rekomendasi strategi yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti dalam penyusunan kebijakan nasional.
Bupati Siak, Afni Z, turut hadir dalam Rakernas tersebut menyampaikan bahwa forum APKASI menjadi wadah penting bagi pemerintah kabupaten untuk menyuarakan berbagai permasalahan riil yang dihadapi daerah serta merumuskan solusi bersama.
“Rakernas APKASI ini menjadi momentum penting bagi pemerintah kabupaten untuk menyuarakan permasalahan riil yang dihadapi daerah dan merumuskan solusi bersama. Dari Rakernas ini juga dihasilkan 17 rekomendasi strategi yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat,” ujar Afni Z.
Afni Z menambahkan, pemerintah kabupaten berharap rekomendasi yang dihasilkan dapat ditindaklanjuti sehingga kebijakan pusat semakin responsif terhadap kebutuhan daerah.
“Kami berharap rekomendasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Rakernas APKASI XVII Tahun 2026 diikuti oleh para bupati seluruh Indonesia dan menghadirkan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih sebagai narasumber, guna memperkuat pemahaman kepala daerah terhadap kebijakan nasional yang berdampak langsung pada daerah.(*)


