Film Tuhan Apakah Kau Mendengarku Bikin Warga Pekanbaru Terharu dan Larut

Jan 30, 2026 - 13:31 WIB
Film Tuhan Apakah Kau Mendengarku Bikin Warga Pekanbaru Terharu dan Larut

JarNas- Warga Kota Pekanbaru menyaksikan tayangan film "Tuhan, Apakah Kau Mendengarku" karya Jay Sukmo di Cinema XXI Mal SKA dan Sudirman Trade Center sejak Kamis (29/01/2026) membuat sejumlah penonton merasa terharu dan larut dalam kesedihan cerita.

Salah satunya warga Kota Pekanbaru, Rahmi mengaku hatinya tersentak melihat cerita hidup Sarah yang diperankan Revalina S Temat. Apalagi ketika dia menerima kenyataan suaminya Satrio (Gunawan) ingin menikah lagi.

"Istri mana yang mau menerima suaminya ingin menikah lagi. Tentu saja dia menolak, tapi dia masih tegar bahkan menerima mantan suami dan istri barunya tinggal di rumahnya," kata Rahmi.

Apalagi Sarah juga harus berjuang menghidupi anaknya karena Satrio mengalami sakit stroke setelah perusahaannya bangkrut. Lalu dikejar juga oleh penagih utang, Sarah rela menumpangkan mereka di rumahnya.

Rahmi tambah sedih lagi ketika batin Sarah tersiksa masih saja ditimpa masalah lagi. Teman-teman di pengajian Sarah mengucilkannya karena difitnah menampung satrio dan istri mudanya Annisa berbuat tidak senonoh di rumahnya.

Akibat itu pula usaha Sarah menjual jilbab tidak lalu lagi bahkan pesanan yang telah banyak dibatalkan. Akan tetapi Sarah masih menimbang Annisa dan Satrio yang tidak punya apa-apa lagi.

Namun kesabaran Sarah pun habis tatkala Annisa ketahuan memegang minuman keras. Padahal itu adalah milik anak Sarah dan Satrio yakni Laila yang akan diberikan kepada pacarnya.

"Saya pikir itu sudah puncaknya tapi setelah mereka pergi juga datang orang bank yang bilang bahwa rumah  Sarah juga sudah digadaikan ke bank dan disita," ujar Rahmi.

Meskipun akhirnya berakhir senang tapi perasaan sudah terlanjur diaduk-aduk. Pasalnya di akhir diketahui Annisa dinikahi Satrio untuk menyelamatkannya dari siksaan ibunya dan ternyata lelang rumah juga disiapkan Satrio untuk sekolah Laila. 

Menurut Harismanto pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), "film ini bagus ditonton apalagi kalau nonton bareng keluarga, ada tentang ikhlas, sabar, peduli dan berbagi, tapi jangan sampai nambah istri," ujarnya tertawa.

Sementara itu menurut anggota Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Kabupaten Kampar Loli menilai alur cerita film itu memberikan gambaran bagaimana kebaikan seorang istri yang dikhianati terhadap mantan suaminya yang pada akhirnya dibalas dengan sebuah kehidupan jauh lebih baik setelah ia sukses menghadapi ujian iman dari penilaian orang lain terhadap sikap dan perbuatannya.

"Setiap kesulitan pasti ada kemudahan," kata dia  (*)