30 Siswa Sekolah Lansia BKMT Kabupaten Kampar Mulai Belajar

Aug 11, 2026 - 20:35 WIB
30 Siswa Sekolah Lansia BKMT Kabupaten Kampar Mulai Belajar

JarNas - Sebanyak 30 orang siswa Sekolah Lansia BKMT Kabupaten Kampar mulai belajar perdana di aula Kantor Desa Salo, Selasa (11/8/2026).

"Alhamdulillah, sekolah lansia Salo sudah mulai belajar untuk yang pertama kalinya, ini sebuah nilai positif yang patut diberikan apresiasi kepada para lansia Desa Salo yang penuh semangat mengikuti proses belajar mengajar," kata Ketua BKMT Kabupaten Kampar yang diwakili Debi Ricardo (Bendahara) didampingi Humas BKMT Kabupaten Kampar Rina Dianti Hasan.

Ia memberikan motivasi kepada para Perangkat Sekolah Lansia Salo yang bisa melaksanakan kegiatan ini dengan hati yang rulus ikhlas meskipun tanpa tersedianya anggaran.

"Kami sangat bangga kepada para perangkat sekolah dan para lansia Sekolah Lansia Salo yang  bersemangat dan terlihat bahagia mengikuti materi yang disampaikan oleh fasilitator," terangnya.

Debi menjelaskan bahwa sekolah Lansia Salo merupakan binaan dari BKMT yang bekerja sama dengan DPPKBPPPA Kabupaten Kampar.

"Kita sudah melakukan MoU dalam pelaksanaan sekolah lansia untuk di Kabupaten Kampar," terangnya.

Hadir disana sebagai pemateri adalah Dr. H. ahmad Mius memberikan pemaparan tentang harmonisasi. Dosen IPDN ini dengan jelas dan terang menyampaikan apa yang dimaksud dengan harmonisasi.

Semua siswa mendengarkan dengan serius dan sambil bercanda ria sehingga membuat para lansia menjadi terhibur.

Sementara itu Kepala Sekolah Lansia Salo Netty Mindrayani menyampaikan bahwa para lansia Desa Salo ini sangat menyambut positif adanya sekolah lansia. Hal ini dibuktikan dengan antusiasnya mereka meminta formulir untuk mendaftar.

"Alhamdulillah amak-amak deyen ini sangat senang dengan adanya sekolah lansia, mereka merasa sangat terhibur, meskipun mereka sendiri memgetahui bahwa sekolah itu tidak ada anggaran," ujarnya.

Hadir bersamanya perangjat sekolah lainnya, Rahmawati (Sekretaris), Naini (Bendahara), Benta Nenggolan (Ketua Kelas) dan para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau yang membantu menyukseskan kegiatan itu.

Selepas memberikan materi, Mius menyampaikan rasa salutnya dengan perangkat sekolah lansia Salo dan para lansia yang hadir.

Menurutnya kegiatan itu sukses, tanpa dana mampu menghadirkan dan menyelenggarakan kegiatan sekolah ini apalago mereka para lansia terlihat bersemangat hadir mengikuti peoses belajar perdana.

"Ia berharap pemerintah dapat memperhatikan sekolah lansia ini agar penuh semangat dengan menyediakan anggaran," katanya.

Kepala Desa Salo Ihfazni Arham yang sedang menunaikan ibadah umroh menyampaikan ucapan syukur alhamdulillah kegiatan sekolah lansia Salo sudah dapat berjalan dengan baik.

"Semoga para Lansia Salo sehat, mandiri dan bahagia selalu" ujarnya. (*)