Siswa Lansia Salo Belajar Soal Adat Istiadat

Sep 22, 2026 - 21:18 WIB
Siswa Lansia Salo Belajar Soal Adat Istiadat

JarNas - Para siswa sekolah Lansia BKMT Kabupaten Kampar di Salo tertawa bahagia mengikuti materi tentang adat istiadat yang disampaikan para narasumber dari pengurus BKMT, Rina Dianti Hasan dan Misrahayati, Selasa (22/9/2026).

Kepala Sekolah Lansia Netty Mindrayani membuka pertemuan keempat itu sambil mengumpulkan syarat-syarat formulir yang belum lengkap.

Para siswa mendengarkan dengan seksama, santai dan tertawa bahagia, bahkan mereka menjawab dengan berbagai pengalamannya seperti diceritakan oleh salah seorang siswa Jusmaniar tentang adat istiadat bersiacung.

Menurut Jusmaniar bahwa anak-anak muda sekarang sering marah kalau mendengar orang bersiacung ketika menghadapi hidangan.

"Ya, orang zaman sekarang sering marah mendengar orang bersiacung kalau menghadapi hidangan mau makan. Bagaimana tidak, perut sudah lapar, bersiacungnya lama dan panjang sekali," ujarnya.

Misrahayati dan Rina memberikan berbagai penjelasan bagaimana agar adat istiadat itu tetap dipertahankan.

"Saat ini adat istiadat khas Kampar ini sudah mulai punah, maka dari itu bagaimana adat istiadat yang mengandung norma dan etika itu tetap lestari," ujar Misrah.

Sementara itu Rina memandu para Lansia menghibur dengan menyanyikan bersama-sama lagu-lagu Mars Lansia, Balada Lansia berjudul Siapa Bilang Lansia Tidak Berguna juga dengan bernyanyi Kereta Api Tut Tut Tut.

Salah seorang siswa Asmar tertawa gelu ketika diminta masing-masing lansia diminta bernyanyi bersama sambil mengurut teman sebelahnya karena ia geli diurut.

Meski tanpa mikrofon dan suara musik speaker sedang terkendala, tidak menghalangi para lansia itu tertawa dan bahagia. 

Pertemuan keempat itu berjalan lancar dan sukses membuat para Lansia riang gembira meski sebagian perangkat sekolah berhalangan hadir. (*)