Bank Indonesia Banten dan Sakinah Finance Mengajak Investasi Syariah dan Persiapan Pensiun “Smart Money, Smart Living”

May 24, 2026 - 19:31 WIB
Bank Indonesia Banten dan Sakinah Finance Mengajak Investasi Syariah dan Persiapan Pensiun “Smart Money, Smart Living”

JarNas - Sakinah Finance ikut memeriahkan  Shafara dan Digiwara Festival melalui Casual Talk yang digelar oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah Banten.

Kegiatan Casual Talk Perencanaan Keuangan bertema “Smart Money, Smart Living: Bijak Finansial untuk Masa Depan Ideal” yang berlangsung di Bintaro Jaya Xchange Mall pada Minggu, 24 Mei 2026.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu:
Murniati Mukhlisin selaku Pendiri Sakinah Finance dan Guru Besar Akuntansi Syariah Universitas Islam Tazkia, dan
Ayu Sara Herlia-Hinch Founder Mama BerUang. Kegiatan ini di moderatori oleh Ali Rama selalu ketua program studi Eksyar FEB UIN Syarif Hidayatullah.

Melalui format casual talk yang interaktif dan komunikatif, kegiatan ini membahas pentingnya literasi keuangan, investasi, pengelolaan utang, masa pensiun, hingga strategi membangun ketahanan finansial di tengah tantangan gaya hidup modern.

Dalam pemaparannya, Murniati menjelaskan pentingnya investasi sebagai bagian dari perencanaan keuangan yang sehat dan berkelanjutan. 

Menurutnya, pengelolaan keuangan yang baik membantu masyarakat lebih bijak dalam menentukan prioritas kebutuhan serta mempersiapkan masa depan secara lebih terarah.

“Perencanaan keuangan bukan hanya tentang mengatur pengeluaran, tetapi bagaimana seseorang mampu membangun masa depan melalui keputusan finansial yang sehat, terukur, dan berkelanjutan," ujar Murniati yang dikenal juga dengan Madam Ani.

Pada sesi diskusi interaktif, salah satu peserta mengajukan pertanyaan mengenai investasi emas. Peserta menyampaikan pengalaman membeli emas untuk investasi, namun karena kebutuhan mendesak, emas tersebut dijual kembali pada tahun yang sama. Peserta kemudian bertanya apakah hal tersebut sudah termasuk investasi atau masih kurang tepat.

“Jika emas dijual dalam waktu dekat, nilainya cenderung belum optimal bahkan bisa mengalami penurunan karena biaya selisih jual beli. Karena itu, emas lebih tepat berfungsi sebagai lindung nilai karena dia bisa jauh melampaui inflasi, zakat, dan pajak dalam jangka menengah atau panjang,” jelas Murniati menanggapi pertanyaan tersebut.

Sementara itu, Ayu Sara selaku founder Mama BerUang turut membagikan pengalaman nyata mengenai tantangan finansial keluarga dan pentingnya membangun kebiasaan finansial yang sehat bagi generasi sandwich, misalnya bisa mengatasi utang dan mempersiapkan dana darurat. 

Di sesi akhir, Murniati juga menanggapi masalah persiapan pensiun yang banyak sekali masyarakat Indonesia tidak siap. Padahal dari sisi syariah, perencanaan itu vital, harus dari jauh hari, dan yang penting adalah persiapan keuangan saat pensiun akhir atau kematian. “Sebaiknya kita menyiapkan agar generasi kita selanjutnya kuat, berdaya, dan harta yang ditinggalkan untuk mereka berguna dan berkah” ucap Murniati.

Melalui kegiatan ini, Sakinah Finance berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya perencanaan keuangan dan investasi yang bijak untuk mewujudkan masa depan yang lebih stabil, sehat, dan ideal.

Sebagai lembaga edukasi dan konsultasi keuangan syariah, Sakinah Finance terus berkomitmen menghadirkan edukasi finansial yang relevan, aplikatif, dan mudah dipahami masyarakat luas.

Sumber:
Humas Sakinah Finance