Pemerintah Arab Saudi Pasang Payung Pendingin Berteknologi Tinggi di Area Wukuf Arafah untuk Haji 2026
JarNas - Pemerintah Arab Saudi memasang payung pendingin berteknologi tinggi di kawasan Masjid Namira, Arafah, sebagai bagian dari upaya melindungi jemaah haji dari paparan panas ekstrem selama musim haji 2026. Teknologi baru ini disiapkan untuk mendukung kenyamanan jutaan jemaah saat menjalani puncak ibadah wukuf di Arafah.
Pemasangan fasilitas peneduh tersebut menjadi salah satu langkah terbaru Saudi dalam meningkatkan infrastruktur layanan haji, terutama menghadapi suhu udara yang kerap menembus lebih dari 40 derajat celsius saat musim haji berlangsung.
Payung pendingin berteknologi tinggi itu dipasang di sekitar Masjid Namira, salah satu titik utama pelaksanaan ibadah wukuf di Arafah pada 9 Zulhijah.
Saat ritual berlangsung, jemaah haji biasanya menghabiskan waktu berjam-jam di area terbuka dengan paparan langsung sinar matahari dan suhu tinggi.
Kondisi cuaca ekstrem tersebut selama ini menjadi salah satu tantangan terbesar dalam penyelenggaraan ibadah haji, khususnya bagi jemaah lansia dan kelompok rentan.
Teknologi Pendingin untuk Kurangi Paparan Panas
Pemerintah Saudi menyebut sistem payung modern ini dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap sengatan matahari sekaligus membantu pengelolaan suhu di area sekitar Masjid Namira.
Teknologi tersebut menjadi bagian dari solusi manajemen temperatur yang kini terus dikembangkan Arab Saudi demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan jemaah haji.
Dengan adanya area teduh tambahan, jemaah diharapkan dapat menjalankan rangkaian ibadah wukuf dengan lebih aman di tengah suhu ekstrem gurun Arafah.
Arafah dikenal sebagai salah satu titik dengan suhu paling panas selama pelaksanaan ibadah haji. Pada musim haji, temperatur di kawasan tersebut kerap melampaui 40 derajat celsius atau sekitar 104 derajat fahrenheit.
Karena itu, berbagai inovasi infrastruktur pendingin terus dikembangkan pemerintah Saudi dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari penyediaan kabut air, jalur pedestrian berpendingin, hingga payung teknologi tinggi di area ibadah.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Arab Saudi meningkatkan kualitas layanan dan perlindungan kesehatan bagi jemaah haji dari seluruh dunia pada musim haji 2026.
Sumber : himpuh news (https://himpuh.or.id/)





