Empat Pengurus JMSI Kampar Lulus UKW, Molly Wahyuni Lulus Terbaik
JarNas - Sebanyak empat pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Kampar mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
UKW tersebut diselenggarakan ole JMSI pusat selama dua hari, pada 6 sampai 7 November di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau.
Keempat pengurus JMSI Kampar tersebut mengikuti UKW jenjang Utama dua orang yakni Molly dan Akhiryani, satu orang level madya yakni Syaifullah dan satu orang level muda yakni Yesi Susanti.
Ketua JMSI Kampar, Netty Mindrayani mengatakan UKW menjadi langkah penting untuk meningkatkan profesionalisme dan kredibilitas wartawan anggota JMSI.
"UKW ini bukan sekadar sertifikasi, tapi pembuktian bahwa wartawan JMSI Kampar bekerja secara profesional, beretika, dan taat pada Kode Etik Jurnalistik," ujarnya.
Ia menyampaikan, satu hal yang menarik salah seorang peserta UKW telah bergelar profesor turut ambil bagian dalam uji kompetensi ini yakni Assoc. Prof. Dr. Molly Wahyuni.
"Ini luar biasa, meski Molly sudah bergelar profesor dan menjadi dosen di Universitas Pahlawan,nnamun jiwa kewartawannya tidak bisa hilang, sudah mendarah daging, dan dari hasil tes itu alhamdulillah Molly dapat nilai terbaik," jelasnya.
Ia berharap dengan lulusnya keempat pengurus tersebut menjadi contoh dan memberikan motivasi bagi anggota JMSI Kampar lainnya untuk mengikuti UKW pada kesempatan berikutnya.
"Alhamdulillah dengan lulusnya keempat pengurus JMSI Kampar ini, maka bertambah jumlah pemegang UKW Utama menjadi enam orang, bukankah ini luar biasa," jelasnya.
Dengan mengikuti UKW, JMSI Kampar berkomitmen untuk terus mendorong anggotanya menjadi wartawan yang kompeten, independen, dan dipercaya publik.
Sementara itu, salah satu peserta, Yesi Susanti mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama mengikuti UKW, terutama dalam hal materi yang diujikan. Misalnya penulisan berita, kode etik, atau wawancara,.
Sementara itu Ketua JMSI Riau H. Dheni Kurnia menyampaikan terima kasih kepada JMSI pusat yang telah melaksanakan UKW ini,
Ia mengucapkan rasa syukur karena UKW telah selesai dengan lancar dan semua peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian yang diatur sesuai jadwal oleh panitia.
"Mudah-mudahan tahun depan UKW dapat dilaksanakan kembali di Provinsi Riau sekitar bulan Juni 2027 dan Fikom UIR akan menjadi tempat penyelenggaraan," ujarnya.
Sambil berseloroh, Dheni menyampaikan bahwa dirinya telah bernazar, jika semua peaerta lulus maka JMSI Riau alan potong kambing dua ekor.
"Karena tidak semuanya lulus, maka cukup nasi bungkus saja," ujarnya.
Henny Eliati selaku perwakilan dewan penguji menyampaikan bahwa pada angkatan kedua penyelenggaraan UKW JMSI ini ada 30 peserta yang mendaftar pada pelaksanaan UKW kedua 1 orang mengundurkan diri. Dari 29 peserta yang ikut sampai selesai, ada 27 yang dinyatakan kompeten, dan 2 orang belum kompeten.
"Yang belum kompeten agar belajar lebih baik lagi, dan bisa ikut ukw kembali di masa mendatang," ujarnya. (*)






